Selasa, 03 Mei 2011

Sembilan Tips Ramping Tanpa Diet



Agenda diet menjadi pilihan banyak orang untuk menurunkan berat badan mereka dan mewujudkan hasrat untuk meraih bodi ramping seperti yang mereka idamkan. Namun, sesi diet yang cukup ketat kerap membuat enggan para wanita melakukannya. Alih-alih menjalani diet, yang terjadi justru tubuh menjadi terserang sakit karena menahan lapar. Padahal kunci diet bukanlah menahan lapar, namun memperbaiki pola makan dan mengurangi asupan dari porsi biasanya dengan tetap memerhatikan kandungan nutrisi yang diasup.

Nah, jika Anda dibuat takut oleh bahaya kelaparan, sebaiknya lakukan saja langkah seperti di bawah ini, seperti ditulis HealtMeUp.

Konsumsi sayuran

Penelitian menunjukkan bahwa ketika berbagai makanan terhidang di depan meja, kita cenderung makan lebih banyak. Oleh karena itu, mengganti hidangan yang tinggi lemak pada menu Anda dengan sayuran adalah langkah terbaik. Makanlah sayuran hijau lebih dari dua kali setiap harinya dan Anda pun akan merasa puas dengan hasil yang didapat tanpa perlu bersusah payah menjalani diet.

Makan perlahan-lahan

Ambil jeda dari jadwal makan yang seharusnya dan nikmatilah sesi makan Anda dengan tenang. Kunyahlah makanan secara perlahan-lahan dan nikmati setiap gigitan makanan Anda. Melahap dengan tergesa-gesa hanya membuat Anda makan banyak dari biasanya.

Pilih gandum utuh yang belum diproses

Pilihlah sumber makanan gandum utuh dalam asupan sehari-hari. Makanan dari gandum akan meningkatkan lipid Anda (rendah kolesterol jahat), sehingga membantu Anda menurunkan berat badan. Selain itu, konsumsi pula jenis makanan biji-bijian agar lebih sehat.

Fokus pada target Anda

Apakah Anda memiliki celana jins yang ingin dikenakan kembali? Atau gaun yang sudah lama Anda gunakan dan tidak terpakai lagi karena sudah tak lagi bersahabat dengan tubuh Anda. Nah, jika ingin menggunakannya kembali, gantunglah cita-cita setinggi-tingginya. Tanamkan keinginan bahwa semua busana tersebut dapat muat dipakai kembali. Jadi, setiap kali Anda dihadapkan pada makanan yang menggoda seperti kentang goreng, burger, ayam goreng dan sebagainya, keinginan tersebut pun perlahan pupus karena terbenamkan dengan keinginan agar pakaian Anda muat kembali.

Bawa makan siang ke kantor

Bawalah selalu bekal makan siang saat Anda bekerja atau bawalah selalu kotak buah ketika Anda melakukan piknik. Kemudian bawa juga beberapa roti, yoghurt rendah lemak dalam perjalanan Anda. Membawa makanan sehat akan membantu Anda meraih impian memiliki bodi ramping. Jadi, Anda dapat melewatkan kebiasaan untuk makan di kafetaria kali ini dan Anda pun dapat menikmati takaran makan serta menu yang sesuai dengan kebutuhan. Jika memasak di pagi hari menjadi aktivitas yang terburu-buru untuk dilakukan, Anda bisa mencoba memersiapkan makanan tersebut malam sebelumnya sehingga memudahkan membawanya di pagi hari.

Minum teh hijau

Meskipun belum dikonfirmasi, beberapa studi yang dilakukan menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan kemampuan tubuh membakar kalori lebih besar melalui phytochemical yang disebut catechin.

Jalan kaki 20 menit tiap hari

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa berjalan selama 20 menit sehari (kira-kira satu mil) dapat membantu Anda membakar sebanyak 100 kalori lebih. Jadi, turunlah dari bus yang Anda tumpangi sebelum tujuan dan gunakan sisa jarak tersebut dengan berjalan kaki. Gunakan tangga dan bukan lift atau parkirlah mobil agak jauh dari pintu masuk saat Anda berbelanja ke mal.

Makan dalam piring kecil

Jika Anda memilih piring 10 inci, bukan 12 inci, pikiran Anda hanya akan terfokus pada ukuran tersebut. Padahal besarnya piring akan memengaruhi takaran makan Anda. Jadi jangan memenuhi naluri untuk makan banyak, tetapi sesuaikan saja dengan kebutuhan. Untuk mengantisipasinya, gunakan piring yang tidak terlalu besar sehingga makanan yang masuk di dalamnya pun tidak terlalu banyak.

Cerdas saat memilih menu di restoran

Makan di restoran mungkin bisa menghancurkan pola makan seimbang yang telah Anda jalani sebelumnya. Sebelum hal tersebut mengancam Anda, berbagilah menu appetizer dengan teman Anda saat makan di restoran. Kemudian mintalah porsi separuh untuk pemesanan menu utama.

Senin, 02 Mei 2011

Bahaya di Balik 'High Heels'



Menggunakan high heels atau sepatu berhak tinggi saat ini sudah menjadi tren dikalangan kaum hawa. Sepatu tinggi membuat wanita terlihat seksi dan membuatnya percaya diri. Tetapi, ternyata ada bahaya yang mengintip di balik sepatu-sepatu cantik itu. Salah satunya, hernia rahim atau orang awam mengenalnya dengan "turun berok".
Usai konferensi pers yang berlangsung di Ultimo Aesthetic & Dental Center, dr Liza Suzanna, Estetik Umum mengungkapkan, "Sepatu high heels bisa merusak banyak hal, karena ia membuat aliran darah tidak lagi lancar."
Menurut dr Liza, telapak kaki kita yang melintang, saat menapak pada lantai datar akan menopang keseluruhan berat tubuh, dengan titik berat terutama pada tumit. Namun, saat kita mengenakan sepatu hak tinggi, tumit terangkat, dan ujung kaki di bawah. Hal ini mengakibatkan seluruh berat badan kita bertumpu pada bagian tengah telapak kaki yang miring tadi, atau pada sepertiga belakang telapak kaki.
"Kita hidup dengan aliran darah di dalam tubuh yang mengalir dari atas ke bawah dan kembali lagi ke atas, dalam arti darah itu berputar di tubuh kita. Karena kita hidup di bumi yang memiliki gravitasi, darah yang mengalir ke bawah jadi lebih mudah. Sehari-harinya, tanpa kita mengenakan sepatu hak tinggi saja darah yang mengarah ke atas sudah cukup berjuang, bagaimana dengan dipakaikan sepatu hak tinggi? Darahnya jadi makin sulit mengalir lancar," jelas dr Liza lagi.
Awalnya, kita pikir mengenakan sepatu hak tinggi akan membuat otot pada bagian belakang tubuh terbentuk dan kencang, tak sedikit yang berpikir, hal itu akan menguatkan otot panggul serta organ bagian dalam.
Ternyata tidak begitu, "Ya, bagian otot kaki dan bokong terasa kencang, tetapi di saat yang bersamaan, darah sulit mengarah ke sana, sementara tubuh butuh nutrisi yang ada di darah. Lama kelamaan, sepatu hak tinggi yang melemahkan pembuluh darah, bisa memicu varises, hemorrhoid (varises pada anus), osteoporosis, bahkan turun berok (hernia rahim), karena organ-organ tubuh kan butuh nutrisi dari darah, tetapi darahnya tidak lancar, ototnya jadi lemah."
Dr Liza menyarankan agar tidak selalu sering mengenakan sepatu berhak tinggi, khususnya yang lebih tinggi dari 3-5 cm. Sebaiknya kenakan bergantian dengan sepatu hak datar. Jika pun ingin mengenakan sepatu hak tinggi dan sangat tinggi, pastikan tidak terlalu lama, lalu ganti lagi.
Tak hanya bermasalah pada peredaran darah, terlalu sering mengenakan sepatu berhak tinggi juga bisa membuat otot pada betis memendek, dan ini akan berbahaya karena bisa menyebabkan sakit yang luar biasa. (kmp/dion)

Minggu, 01 Mei 2011

Rambut Lepek Akibat Tak Keramas? Ini Solusinya



Bagi banyak wanita dengan rambut berminyak, terlambat bangun pagi bisa jadi hal yang menyebalkan karena membuat kita tak sempat keramas. Akibatnya, rambut pun jadi lepek dan berminyak sepanjang hari. Jangan khawatir, kami punya solusinya.


1. Pakai bedak bayi
Taburkan bedak bayi di puncak kepala, di bagian kulit kepala yang paling berminyak. Biarkan beberapa saat agar minyak terserap oleh bedak, lalu sisir rambut seperti biasa.

2. Buat jadi gaya
Tarik semua rambut ke belakang, lalu kuncir. Semprotkan shiny serum untuk membuat rambut terlihat berkilau. Dengan cara ini, orang akan menyangka Anda memang sengaja menata rambut dengan gaya slick dan rapi, bukan karena tak sempat cuci rambut.

3. Cuci poni
Tak ada cukup waktu untuk mencuci seluruh rambut saat mandi? Cucilah poninya saja. Bagian yang paling akan terlihat berminyak saat Anda beraktivitas sehari-hari adalah poni. Jadi sempatkan mencuci bagian depan rambut. Tak butuh waktu lama untuk mengeringkannya, dan rambut pun akan terlihat seperti baru keramas.

4. Kurangi menyisir
Dengan menyisir, minyak di kulit kepala akan terdistribusi ke seluruh bagian rambut. Bagi Anda yang memiliki rambut kering, tak ada salahnya sering-sering menyisir. Namun jika rambut Anda berminyak, cukup sisiran untuk merapikan rambut saja. Hindari menyisir dengan tangan karena akan mengotori rambut dan membuat rambut makin berminyak.

5. Oil control paper
Anda mungkin sudah sering menggunakan kertas minyak atau oil control paper untuk mengurangi kelebihan minyak di kulit wajah. Namun ternyata kertas ini juga bisa dipakai di kulit kepala untuk menyerap kadar minyak penyebab rambut lepek.

6. Hindari topi
Banyak orang yang menutupi rambut lepek dan berminyak dengan cara memakai topi. Padahal ini malah akan membuat kulit kepala makin berminyak. Jika Anda menutupinya dengan topi, pastikan Anda tak akan berada di tempat atau situasi yang mengharuskan Anda untuk membuka topi.

Bahaya, STOP menggunakan softlens (AMO Complete Moisture Plus)



Status: BENAR

Microbial keratitis adalah sejenis amuba yang menyebabkan penyakit mata. Amuba ini ditemukan pada para pengguna soft-lens. Dari 39 orang yang penderita di UK, 21 orang di antaranya merupakan pengguna produk AMO Complete Moisture Plus. Karena itu, produk ini sudah ditarik dari pasaran sejak 25 Mei 2007.

Menggunakan soft lens memang cukup riskan. Nasehat paling umum yang terkait dengan pemakaian soft-lens yaitu:
  • Jangan gunakan soft-lens sewaktu tidur.
  • Jangan gunakan soft-lens seharian.
  • Cucilah soft lens sebagaimana mestinya.
  • Jangan gunakan soft-lens yang sudah kadaluarsa.
  • Cucilah wadah soft-lens lalu biarkan kering sendiri tidak perlu dilap dengan tisu/kain.
  • Bila terjadi iritasi, sakit, atau mata merah segera kunjungi dokter mata untuk diperiksa.
  • Tentunya lebih baik jika tidak menggunakan soft-lens.
Khusus untuk solution soft-lens, banyak orang berpendapat bahwa harga tidak mempengaruhi kualitas. Berapapun harganya solution tersebut, isinya juga sama-sama larutan saline

Ini contoh penyakit mata yang disebabkan oleh jenis amuba Microbial keratitis :





 
<a href=http://zawa.blogsome.com>Zawa Clocks</a>




Pink Transparent Star
Just select text on the page and get instant translation from Google Translate!

Free translator

© Copyright 2011. All Right Reserved by caTatan Mey Mey | Designed by Cand Andrean | Kecantikan | Kesehatan